Festival Film Dokumenter (FFD) 2012 telah menetapkan 18 film nominasi dalam program kompetisi (27/10). Berlangsung selama enam hari mulai tanggal 22-27 Oktober, Penjurian Madya tahun ini mendapatkan perjalanan seleksi yang cukup ketat.

Penjurian Madya merupakan tahap penjurian untuk menentukan film-film nominasi yang akan melenggang ke tahap penjurian final pada 10-15 Desember mendatang. Ke-18 film tersebut merupakan seleksi dari total 81 film yang masuk, yang terdiri dari 13 film dokumenter panjang, 51 dokumenter pendek, dan 17 dokumenter pelajar.

Beragamnya film yang masuk diharapkan bisa dibarengi dengan keunggulan gaya, isu, bentuk dan struktur film-filmnya. Franciscus Apriwan salah satu Juri Madya mengatakan, “Kita harus menetapkan standar dalam penilaian penjurian ini, namun hal itu tidak membatasi kita untuk mengeksplor penilaian yang lebih. Kami menawarkan standar dari seberapa jernih film disajikan, kekayaan visual, perspektif yang dipilih, logika cerita, gaya, isu yang diangkat, kekuatan riset terkait dengan isu, inspiratif, serta perjalanan panjang si pembuat film.”

Dengan standar tersebut, para Juri Madya yang terdiri dari Kurnia Yudha Fitranto, Franciscus Apriwan, Krisna Putranto, Suryo Adhi Wibowo, dan Michael Adhi Candra, menetapkan 18 film nominasi yang terdiri dari 2 film Kategori Dokumenter Panjang, 11 untuk Kategori Dokumenter Pendek, dan 6 film pada Kategori Dokumenter Pelajar.

 

“Death in Jakarta Reloaded” (Ucu Agustin, 2012), salah satu nominasi Film Pendek Terbaik

Meski demikian, kelima juri juga mencatat banyaknya kelemahan dalam film-film yang masuk. “Kurangnya kreativitas filmmaker dalam menyampaikan data yang didapat ke dalam bentuk film menyebabkan film yang masuk di tahun ini banyak yang lemah, mulai dari riset, tidak bisa menciptakan isu, dan tidak mendalam. Secara umum, riset menjadi kelemahan dasar yang ditemui dalam Penjurian Madya FFD 2012 ini,” jelas Apriwan.

FFD Yogyakarta yang telah diakui sebagai salah satu barometer film-film dokumenter di Indonesia akan dilangsungkan pada 10-15 Desember mendatang di Taman Budaya Yogyakarta. Seluruh program acara terbuka untuk publik dan tidak dipungut biaya. Daftar film-film nominasi bisa disimak di website Festival Film Dokumenter. *